“Pertemuan Pertama”
“Perkembangan dan Pertumbuhan AUD”
·
Pertumbuhan
1.
Menurut Kartono, pertumbuhan merupakan perubahan secara fiologis sebagai hasil
dari proses pematangan fungsi-fungsi fisik, yang berlangsung secara normal pada
diri anak yang sehat, peredaran waktu tertentu.
2. Menurut Whitherington (1991: 156), pertumbuhan dinyatakan dalam perubahan-perubahan yang terjadi pada bagian,tetapi pertumbuhan itu sendiri adalah suatu sifat umum dari suatu organism.
3. Menurut Oman Karnmana, pertumbuhan merupakan proses bertambahnya jumlah protoplasma sel pada suatu organisme, biasanya disertai dengan pertambahan ukuran, berat, serta jumlah sel yang bersifat tidak kembali pada keadaan semula.
2. Menurut Whitherington (1991: 156), pertumbuhan dinyatakan dalam perubahan-perubahan yang terjadi pada bagian,tetapi pertumbuhan itu sendiri adalah suatu sifat umum dari suatu organism.
3. Menurut Oman Karnmana, pertumbuhan merupakan proses bertambahnya jumlah protoplasma sel pada suatu organisme, biasanya disertai dengan pertambahan ukuran, berat, serta jumlah sel yang bersifat tidak kembali pada keadaan semula.
·
Perkembangan
1.Menurut
Hurlock (1980), perkembangan serangkaian perubahan progesif yang terjadi
sebagai akibat dari proses kematangan dan pengalaman.
2. Menurut Kasiram (1983: 23), perkembangan mengandung makna adanya pemunculan sifat-sifat yang baru, yang berbeda dari sebelumnya.
3. Menurut Santrock (1992), perkembangan merupakan pola perkembangan individu yang berawal pada konsepsi dan terus berlanjut sepanjang hayat dan bersifat involusi.
2. Menurut Kasiram (1983: 23), perkembangan mengandung makna adanya pemunculan sifat-sifat yang baru, yang berbeda dari sebelumnya.
3. Menurut Santrock (1992), perkembangan merupakan pola perkembangan individu yang berawal pada konsepsi dan terus berlanjut sepanjang hayat dan bersifat involusi.
v
Prinsip Pertumbuhan dan Perkembangan
Menurut Ruffin (2001), terdapat
tujuh prinsip-prinsip utama pertumbuhan dan perkembangan, yaitu:
1.
Perkembangan kanak-kanak berlangsung dari kepala ke bawah (dari atas ke bawah)
‘cephalocaudal’.
2.
Perkembangan kanak-kanak berlangsung dari tengah badan ke bagian luar (tengah
tepi) ‘proximodistal’ dan hingga ke ujung anggota.
3.
Perkembangan kanak-kanak bergantung kepada kematangan dan pembelajaran yang ada
dipersekitaran mereka.
4.
Perkembangan kanak-kanak berlangsung dari pada mudah (konkrit) kepada yang
lebih kompleks.
5.
Tumbesaran dan perkembangan kanak-kanak adalah suatu proses yang berterusan.
6.
Tumbesaran dan perkembangan kanak-kanak berlangsung dari pada umum ke spesifik
(khusus).
7. Kadar
tumbesaran dan perkembangan kanak-kanak.
v
Pola pertumbuhan
a). Pola
cephalocaudal
Pertumbuhan
fisik dalam ukuran berat badan
b). Pola
proximodistal
Perkembangan
yang berpusat pada sumbu dan mengarah ke tepi, dari tengah tubuh menuju anggota
tubuh atau otot-otot.
v
Kecerdasan Kinestetik
Menurut Howard Gardner, kecerdasan
kinestetik merupakan kemampuan untuk menggunakan seluruh tubuhnya untuk
mengekspresikan ide-ide dan perasaan-perasaan atau menggunakan tangan-tangan
untuk menghasilkan dan mentransformasikan sesuatu.
v
Motorik Halus dan Motorik Kasar
A.
Motorik Halus
1.
Menurut Depkes (2006), motorik halus merupakam aspek
yang berhubungan dengan kemampuan anak melakukan gerak yang melibatkan
bagian-bagian tubuh tertentu dan dilakukan oleh otot-otot kecil, tetapi
memerlukan koordinasi yang cermat seperti mengawasi sesuatu, menjimpit, menulis
dan sebagainya.
2.
Menurut Denver II, motorik halus merupakan
keterampilan penting yang ditunjukkan oleh kemampuan manusia untuk berinteraksi
dan belajar dari pengalaman untuk menciptakan aktifitas baru, merupakan
nonverbal intelegensia yang dapat diukur.
B.
Motorik Kasar
1.
Menurut Depkes (2006), motorik kasar merupakan aspek
yang berhubungan dengan kemampuan anak melakukan pergerakan dan sikap tubuh
melibatkan otot-otot besar seperti duduk, berdiri dan sebagainya.
2.
Menurut Denver II, motorik kasar merupakan aspek
yang berhubungan dengan pergerakan dan sikap tubuh serta melibatkan otot-otot
besar. Arah perkembangan motorik adalah dari umum ke spesifikasi atau dari
kemampuan gerakan motorik kasar ke motorik halus.
v
Tahapan-Tahapan Perkembangan Masa Prental
Ø
Periode Germinal
Periode awal/germinal
adalah periode perkembangan prakelahiran yang berlangsung pada 2 minggu pertama
setelah pembuahan. Meliputi penciptaan
zigot, dilanjutkan dengan pemecahan sel dan melekatnya zigot ke dinding
kandungan.
Ø
Periode Embrionnis
Ialah periode
perkembangan prakelahiran yang terdiri dari 2 hingga 8 minggu setelah
pembuahan.
Ø
Periode Fexal
Ialah periode
perkembangan pra kelahiran yang mulai 2 bulan setelah pembuahan dan pada
umumnya berlangsung selama 7 bulan.
REFERENSI:
Nuryanti, Lusi. 2008. Psikologi Anak. Jakarta: PT Indeks
Santrock, John W. 2007.
Perkembangan Anak. Jakarta: Erlangga
Tidak ada komentar:
Posting Komentar